Beberapa Cara Agar Dapat Terhubung Dengan Internet

Posted: Juni 3, 2012 in Pengantar Teknologi Internet

1.          Melalui Telepon Kabel

Telepon kabel atau yang biasa disebut jaringan telepon publik (public telephone service network) dapat digunakan untuk mengakses layanan Internet, selain sebagai sarana komunikasi suara dan faksimili. Diperlukan perangkat yang disebut modem untuk menghubungkan jalur telepon kabel ke komputer. Melalui telepon kabel, bisa mengakses Internet secara dial-up, sewa jaringan (leased line), atau menggunakan layanan transmisi digital menggunakan modem DSL (Digital Subscriber Line) ataupun ASDL (Asymmetric Digital Subscriber Line).

1.1. Dial-up

Pada akses dial up pengguna perlu menghubungi dahulu (dengan menggunakan komputer) nomor akses khusus yang disediakan untuk layanan Internet oleh penyedia jasa layanan. Salah satu penyedia jasa layanan Internet, misalnya menyediakan nomor telepon 0809 8 9999 sebagai nomor akses untuk layanan Internetnya. Untuk dapat menggunakan layanan ini, selain harus memiliki seperangkat komputer, pengguna juga harus memiliki modem dan berlangganan akses Internet ke penyedia jasa layanan Internet. Jadi selain harus membayar biaya telepon, pengguna juga harus membayar biaya akses Internet. Penyedia jasa layanan Internet yang sekaligus penyedia jasa telekomunikasi bisa menyatukan biaya itu dalam satu tarif terpadu. Layanan Telkomnet Instan dengan akses telepon 0809 8 9999 adalah layanan yang menyatukan tarif akses internet sekaligus tarif jasa telekomunikasi.

Tarif akses Internet dengan cara dial up melalui telepon kabel biasanya dihitung berdasarkan lamanya digunakan atau lamanya pengguna terhubung ke penyedia jasa layanan Internet, meskipun bisa juga berdasarkan pada jumlah data yang diakses. Sama seperti penggunaan telepon, akses Internet juga dapat menggunakan sistem bayar di depan (prabayar) maupun sistem bayar di belakang (pasca bayar). Sistem bayar di depan umumnya menggunakan voucher khusus yang dapat digunakan selama waktu tertentu atau untuk sejumlah data yang diakses. Cara ini paling gampang dilakukan dan harga modem internal murah. Tetapi koneksi dial up lebih sesuai untuk koneksi internet yang bersifat sementara, karena ketika kita menggunakan telepon rumah untuk koneksi dial up, telepon rumah dalam status sibuk.

Begitupun sebaliknya, ketika telepon rumah sedang menerima panggilan masuk, otomatis koneksi internet akan terputus. Adapun perangkat keras yang dibutuhkan untuk melakukan koneksi dial up adalah:

1.       Komputer dengan prosesor minimal Pentium II, RAM 64 MB

2.       Ruang kosong pada harddisk minimal 1 GB

3.       Modem internal atau eksternal

4.       Saluran telepon

5.       Software yang dibutuhkan adalah Sistem operasi Windows atau Linux

6.       Agar komputer terhubung ke internet, kita membutuhkan ISP (Internet Service Provider), yaitu perusahaan yang menyediakan jasa sambungan internet.

1.2. Leased Line

Jenis layanan lain yang menggunakan telepon kabel sebagai media lalu lintas data adalah layanan yang disebut leased line. Pada prinsipnya, pada jenis layanan ini pengguna menyewa jalur telepon yang secara khusus digunakan untuk mengakses Internet. Penyewa menggunakan saluran yang disewanya ini untuk berhubungan dengan penyedia jasa layanan Internet, dan selanjutnya mengakses Internet. Selain mengakses Internet, pelanggan juga dapat menggunakan saluran yang disewanya ini sebagai media untuk menghubungkan server miliknya ke jaringan Internet. Sewa jaringan ini tentu saja relatif mahal karena terhubung terus-menerus selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu.

 

1.3. DSL (Digital Subscriber Line)

Jaringan telepon kabel juga dapat dimanfaatkan untuk akses Internet dengan menggunakan teknologi DSL (Digital Subscriber Line). Teknologi ini akan memungkinkan lalu lintas data terpisah dari lalu lintas percakapan telepon sehingga saluran yang sama dapat digunakan untuk mengakses Internet tanpa mengganggu aktivitas bertelepon. Untuk dapat menggunakan layanan ini, calon pengguna harus memiliki seperangkat komputer, satu jalur telepon kabel, dan modem khusus yaitu modem DSL. Salah satu penyedia jasa layanan internet jenis ini di Indonesia adalah Telkomnet dengan layanan bernama Telkom Speedy, yang menurut promosinya mampu melayani akses Internet sampai 256 kbps (kilobit per detik). Secara teknis, sebenarnya makin jauh pelanggan dari sentral telepon, makin rendah kecepatan aksesnya. Kecepatan akses juga turun apabila jaringan telepon sibuk melayani percakapan.

1.4. ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line)

Koneksi internet dengan ADSL adalah suatu bentuk teknologi dari DSL, yaitu koneksi internet yang menghubungkan computer menggunakan modem khusus dengan saluran telepon biasa (rumah), seperti pada koneksi dial up tapi pada frekwensi yang berbeda. Sehingga keuntungannya, line telepon rumah tidak terganggu. Teknologi modulasi yang dikembangkan dengan discrete multitone (DMT), yang memungkinkan transmisi data berkecepatan tinggi . Fasilitas ADSL secara simultan menggunakan layanan telepon biasa, ISDN, dan transmisi data berkecepatan tinggi seperti halnya video. Koneksi internet dengan ADSL memiliki kelebihan, diantaranya tidak perlu dial up. Walaupun masih menggunakan line telepon dan terhubung ke internet selama 24 jam, anda masih tetap bisa menerima dan melakukan panggilan telepon dengan menggunakan Splitter yang disediakan oleh ISP yang anda pilih. Sistem pembayaran bulanan, dan beberapa ISP sudah menyediakan layanan pembayaran melalui ATM, sehingga anda tidak perlu antri di bank. Selain itu, koneksi ADSL juga memiliki kekurangan seperti pada jam sibuk, koneksinya sering lambat dan kadang sampai terputus.

Jadi ketika anda memutuskan untuk men-download menggunakan jenis koneksi ini, sebaiknya anda menggunakan Download Accelerator (Software yang dapat melanjutkan proses download ketika koneksi internet anda terputus).

Spesifikasi perangkat keras untuk koneksi ADSL adalah:

  1. Komputer dengan prosesor minimal Pentium II, RAM 64 MB.
  2. Ruang kosong pada harddisk minimal 1 GB.
  3. Modem. Biasanya sudah disediakan oleh ISP yang kita pilih. Proses instalasinya dilakukan oleh provider yang bersangkutan.
  4. Splitter
  5. Line telepon
  6. Software yang dibutuhkan adalah system operasi Windows atau Linux.

 

 2.          Melalui Telepon Nirkabel

Selain melalui telepon kabel, akses Internet juga dapat menggunakan telepon nirkabel. Saat ini ada dua jenis teknologi telepon nirkabel (disebut ponsel atau handphone) yang dapat melayani akses Internet, yakni GSM (global system for mobile communications) dan CDMA (code division multiple access). Internet dapat diakses secara langsung menggunakan perangkat telepon tersebut asalkan perangkat yang digunakan memenuhi syarat untuk akses Internet. Cara yang lain adalah dengan memanfaatkan modem yang biasanya terdapat di dalam handphone tersebut, dan menggunakannya sebagai sarana akses Internet.

2.1. CDMA

Koneksi CDMA adalah koneksi dengan menggunakan telepon atau handphone CDMA atau modem CDMA untuk meng-akses internet. Komputer terhubung ke telepon atau ponsel CDMA melalui kabel data, infrared, atau bluetooth. Untuk telepon yang difungsikan sebagai modem, kecepatannya mencapai 153.6 Kbps (Kilobyte per second). Namun kecepatan sebenarnya tergantung pada penyedia layanan dan tergantung besarnya sinyal dan cuaca. Untuk modem dengan menggunakan telepon biasa, misalnya Wifone, kecepatannya maksimal 115.2 Kbps. Jika menggunakan handphone CDMA atau modem CDMA, bisa menghubungkannya dengan menggunakan bluetooth, atau kabel data. Supaya koneksinya stabil, sebaiknya menggunakan kabel data. Jika anda menggunakan modem CDMA, bisa langsung dicolokkan ke USB atau PCM-CI card. Koneksi ini sangat cocok bila anda sering bepergian di dalam kota.

Penyelenggara jasa layanan telekomunikasi untuk ponsel berteknologi CDMA yang melayani akses Internet antara lain adalah Telkom (dengan layanan Telkom Flexy), Mobile-8 (Fren), Indosat (Starone), dan Esia (Wifone). Ketiga penyelenggara layanan tersebut menyediakan akses dial up dengan tarif berbasis waktu maupun berbasis volume, yang ditagihkan langsung ke dalam tagihan telepon, atau dikurangkan langsung dari nilai voucer yang dimiliki pengguna. Untuk dapat menggunakan layanan Internet melalui ponsel CDMA, pengguna harus memiliki ponsel yang dilengkapi dengan modem dan kartu SIM (Subscriber Identification Module) yang menyediakan layanan tersebut. Pada umumnya penyedia jasa layanan telekomunikasi nirkabel berteknologi CDMA ini menggunakan EVDO (Evolution Data Optimized) sebagai sebagai standar akses datanya.

 

2.2. GPRS

Koneksi internet dengan GPRS adalah koneksi yang menggunakan handphone GSM sebagai modem. Tentu saja tidak semua handphone yang bisa digunakan sebagai modem. Hanya handphone yang memiliki fasilitas WAP saja yang bisa digunakan. Supaya bisa meng-akses internet, kita harus mengaktifkan GPRS terlebih dahulu dengan cara bertanya ke customer service atau melihatnya di situs masing-masing operator GSM. Setelah fitur GPRS diaktfkan, baru kita bisa menghubungkan komputer ke internet dengan menggunakan handphone, baik melalui kabel data, infrared, atau bluetooth.

Beberapa penyedia jasa layanan telekomunikasi untuk ponsel berteknologi GSM yang juga menyediakan layanan akses Internet melalui ponsel, antara lain Indosat (Matrix, Mentari), Telkomsel, dan ProXL (layanan Xplore). Akses Internet pada ponsel GSM dapat dilayani dengan menggunakan standar akses data GPRS (Generalized Packet Radio Service) ataupun HSDPA (High Speed Downlink Packet Access). Standar akses data HSDPA saat ini mampu melayani akses data sampai 1,8 Mbps. Koneksi ini sangat cocok jika digunakan ke luar kota selama sinyalnya masih terjangkau oleh operator yang anda gunakan. Untuk menggunakan koneksi ini tidak perlu berlangganan, sehingga dapat terhubung ke internet sesuai keinginan.

 

2.3. Koneksi Internet Dengan 3G (UMTS)

Koneksi Internet dengan 3G merupakan pengembangan teknologi GPRS dengan akses internet berkecepatan tinggi. Saat ini sistem yang umum digunakan adalah UMTS (jaringan 3G). Kecepatan akses bisa mencapai 384 Kbps. Kelebihannya antara lain bisa digunakan dimana saja, asal masih dalam jangkauan jaringan provider 3G. Kecepatan aksesnya lebih tinggi daripada GPRS. Jika anda menggunakan time base dan berada dalam jangkauan 3G, anda dapat men-download dengan cepat. Adapun kekuranggan dalam menggunakan internet 3G ini seperti koneksi ini hanya bisa dipakai jika daerah yang bersangkutan sudah terjangkau fasilitas 3G dari provider yang bersangkutan. Pada cuaca buruk jaringan 3G bisa kembali pada signal GPRS, sehingga otomatis kecepatan akses internet menjadi berkurang.

2.4. Koneksi Internet Dengan 3.5G (HSDPA)

HSDPA merupakan pengembangan lebih lanjut dari UMTS yang dapat memberikan kecepatan akses hingga 7.2 Mbps. Kelebihannya antara lain bisa digunakan di mana saja dalam jaringan provider 3.5G (HSDPA). Lebih stabil dan lebih cepat dari 3G. Adapun kekurangannya adalah area jangkauannya masih terbatas pada kota-kota besar.

 

 

  1. 3.          Melalui Televisi Kabel

Penyedia layanan televisi kabel dapat pula melayani akses Internet dengan memanfaatkan saluran televisi yang dimilikinya. Untuk dapat menggunakan layanan ini, selain harus berlangganan televisi kabel yang juga melayani akses internet tersebut, diperlukan modem khusus yang disebut cable modem. Kecepatan akses data untuk layanan ini mencapai 3 Mbps. Di Indonesia, jenis layanan ini tidak populer karena jumlah pelanggan televisi kabel tidak cukup banyak. Di Indonesia, Kabelvision adalah salah satu layanan Internet melalui saluran televisi kabel yang disediakan oleh LinkNet. Koneksi internet dengan TV kabel memilki beberapa kelebihan dibanding menggunakan saluran telepon. Salah satunya adalah kita dapat terhubung ke internet selama 24 jam tanpa harus terganggu jam sibuk telepon. Kelebihan yang dimiliki antara lain layanan unlimited (tanpa batas) dan tidak ada biaya tambahan, hanya membayar iuran bulanan saja. Selain itu kecepatan akses tidak terpengaruh oleh jam sibuk. Tetapi cara ini juga memiliki bebearpa kekurangan, antara lain jaringannya masih terbatas, modem masih cukup mahal dan ISP tertentu mengharuskan berlangganan TV kabel, jika kita hanya memerlukan koneksi internet saja, biaya koneksinya menjadi lebih mahal.

  1. 4.          Melalui Gelombang Mikro

Layanan akses Internet melalui gelombang mikro pada umumnya digunakan oleh warnet untuk berhubungan dengan penyedia jasa layanan Internet meskipun dapat juga digunakan oleh pelanggan rumahan. Cara ini jauh lebih menguntungkan karena akses gelombang mikro pada frekuensi 2,4 Gigahertz masih bebas biaya, dibanding harus menyewa jaringan leased line. Untuk dapat mengakses Internet dengan cara ini, pelanggan perlu memiliki perangkat modem khusus untuk wireless access yang dapat menjangkau perangkat pemancar-penerima yang dimiliki oleh penyedia jasa layanan Internet. Biaya akses umumnya ditentukan berdasarkan besarnya kapasitas akses yang dilanggan, umumnya dalam kelipatan 64 kbps (misalnya: 64, 128, 256, 384 kbps, dan seterusnya).

  1. 5.          Melalui Layanan Wireless Access Point (Hotspot)

Hotspot merupakan salah satu pemanfaatan wireless LAN yang biasanya dipasang di lokasi-lokasi publik seperti taman, restoran, perpustakaan, kantor, bandara, dan lain-lain. Selain memanfaatkan hotspot di lokasi umum, anda juga bisa memasang sendiri dirumah. Tentu saja harus berlangganan salah satu ISP yang koneksi internetnya bisa di sharing. Biasanya koneksi internet yang bisa disharing menggunakan koneksi ADSL atau TV kabel. Setelah koneksi internet tersedia, anda bisa menggunakan hub wireless untuk di sharing ke komputer/laptop lain tanpa menggunakan kabel. Hub wireless ini harus anda beli sendiri di toko komputer, karena provider ISP tidak menyediakannya.

Jika anda hanya ingin memanfaatkan hotspot gratis, yang dibutuhkan adalah laptop atau handphone yang memiliki fasilitas Wi Fi. Namun biasanya tidak semua hotspot bisa diakses secara gratis. Beberapa diantaranya ada yang mengharuskan anda membeli voucher atau register dulu kepada penyedia layanan hotspot. Namun, bila ingin memasang dan membagikan koneksi , anda harus membeli modem wireless dan hub wireless. Untuk koneksi ke hotspot, kita tidak perlu mencari ISP, karena kita hanya memanfaatkan yang sudah ada. Namun jika kita sendiri yang ingin menyediakan layanan ini, bisa menggunakan koneksi ADSL.

  1. 6.          Broad band ISDN (Integrated Services Digital Network)

Broad band menyediakan layanan terpadu dengan kecepatan tinggi dan menggunakan serat optik sebagai media transmisi. Koneksi modem jenis ini sanggup menyediakan kecepatan (bandwith) yang melebihi 200 Kbps , baik dari provider ke konsumen (downstream) maupun dari konsumen ke provider (upstream). Kelebihannya yaitu kecepatan aksesnya sangat tinggi, menyediakan layanan unlimited dan lebih stabil karena menggunakan serat optik. Dan mempunyai kekurangan dimana penggunaanya masih belum begitu luas dikarenakan pengadaan serat optik sebagai media transmisi belum cukup dikenal dan masih sangat jarang yang mengguanakannya.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s