Apa Itu Teknik Informatika ?
Teknik Informatika merupakan kumpulan disiplin ilmu dan teknik yang secara khusus menangani masalah transformasi atau pengolahan data dengan memanfaatkan se-optimal mungkin teknologi komputer melalui proses-proses logika. Pada teknik informatika bidang ilmu yang lebih banyak dikaji adalah bidang pemrograman dan komputasi, rekayasa perangkat lunak (software) untuk berbagai bidang aplikasi dalam berbagai bidang usaha, dan teknologi jaringan komputer.

Apa Yang Dipelajari di Teknik Informatika ?
Dasar ilmu dalam Teknik Informatika adalah algoritma. Pada Teknik Informatika, mahasiswa akan diarahkan untuk bisa menguasai ilmu dan keterampilan rekayasa informatika yang berlandaskan pada kemampuan untuk memahami, menganalisis, menilai, menerapkan, serta menciptakan piranti lunak (software) dalam pengolahan dengan komputer. Secara garis besar materi dalam teknik informatika dapat dikelompokkan menjadi beberapa bidang ilmu antara lain adalah :

1.   Sistem Informasi
Memberikan pengetahuan dan pengertian dasar tentang konsep dan kerangka sistem informasi, metodologi dan teknik perancangan, pengembangan, pengetesan dan pemeliharaan sistem perangkat lunak

2.   Rekayasa Perangkat Lunak
Materi yang dipelajari dalam bidang ini adalah Analisa dan Desain Obyek, Penyempurnaan Proses Rekayasa, Inspeksi Perangkat Lunak, Rekayasa Perangkat Lunak, Pemrograman Basis Data Client Server.

3.   Pemrograman dan Komputasi
Memberikan pengetahuan dan kemampuan menganalisis permasalahan dalam ruang lingkup Komputasi, Komputasi Paralel, Sistem Terdistribusi, Teknologi Antar Jaringan.

4.   Arsitektur dan Jaringan Komputer
Materi yang dipelajari dalam bidang ini adalah Arsitektur Komputer, Organisasi Komputer, Elektronika, Sistem Digital, Sistem Mikroprosesor, Jaringan Komputer dll.

Prospek Lulusan Teknik Informatika
Bidang aplikasi komputer sangat luas, hampir tidak ada ruang kehidupan yang tidak tersentuh oleh teknologi komputer. Luasnya bidang aplikasi tersebut, terbatasnya jumlah system analyst, pesatnya perkembangan teknologi informasi, dan tingginya kebutuhan pengembangan perangkat lunak memberikan prospek yang sangat cerah bagi lulusan Teknik Informatika. Jenis pekerjaan yang tepat untuk lulusan Teknik Informatika antara lain adalah: Programmer, Sistem Analis, Web Designer, Software Engineer/Web engineer, Computer network/Data Communication Engineer, Instansi Pemerintah dan Lembaga Penelitian, Lain-lain (perusahaan-perusahaan jasa telekomunikasi, perbankan, konsultan atau dosen di perguruan tinggi negeri maupun swasta, dll).

Definisi Desain Web

Posted: Juni 4, 2012 in Desain Web

Web juga dapat diartikan sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman.

Web Desain adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan bagaimana tampilan isi suatu website atau situs. Tampilan dari website biasanya berupa hypertext (HTML) atau hypermedia yang dikirimkan ke users melalui World Wide Web. Untuk menampilkan suatu desain web atau isi dari suatu website, dibutuhkan sebuah browser web atau software (perangkat lunak) berbasis web. Tujuan dari web desain adalah untuk membuat website yang meliputi sekumpulan konten online termasuk dokumen dan aplikasi yang berada pada web server. Bisa juga, sebuah website berupa sekumpulan teks, gambar, suara dan konten lainnya, serta dapat bersifat interaktif maupun statis.

Tujuan Desain Web

Posted: Juni 4, 2012 in Desain Web

Tujuan Desain Web adalah untuk membuat situs web atau dokumen elektronik dan aplikasi yang berada pada web server dan menampilkan konten dan fitur antarmuka interaktif kepada pengguna akhir dalam bentuk halaman Web. Seperti unsur-unsur teks, gambar (gif, jpeg) untuk ditempatkan pada halaman menggunakan HTML / XHTML / tag XML. Menampilkan media yang lebih kompleks (vektor grafis, animasi, video, suara) membutuhkan plug-in seperti Adobe Flash, QuickTime, Java run-time dan lain-lain. Plug-in juga dimasukkan ke dalam halaman web dengan menggunakan HTML / tag XHTML.

Perbaikan sesuai browser dengan standar W3C diminta penerimaan luas dan penggunaan XHTML / XML bersama dengan Cascading Style Sheets (CSS) untuk posisi dan memanipulasi unsur-unsur halaman web dan objek. Kemampuan browser untuk mengirimkan berbagai konten dan pilihan aksesibilitas kepada klien tanpa menggunakan plug-in.

Dengan spesialisasi yang tumbuh di bidang teknologi informasi ada kecenderungan kuat untuk membedakan antara desain web (web design) dan pengembangan web (web development).

Kelebihan dan Kekurangan

Posted: Juni 4, 2012 in Desain Web

Kelebihan / Keuntungan :

  1. Jangkauan pasar yang sangat luas.
    Karena pengguna Internet yang begitu banyak dan semakin hari semakin meningkat, tentu saja peluang bisnis di Internet semakin besar.
  2. Bisa diakses oleh siapa saja, dimana saja, dan kapan saja.
    Internet adalah dunia tanpa batas. Informasi Perusahaan atau Bisnis bisa dilihat oleh siapa saja, dimana saja, dan kapan saja.
  3. Akses Informasi yang sangat mudah.
    Hanya dengan beberapa klik mouse, pengunjung bisa melihat informasi tentang bisnis Anda, produk dan jasa.
  4. Update Informasi yang fresh.
    Melalui website, Perusahaan bisa memberikan Informasi terbaru dengan sangat cepat.
  5. Publikasi dan periklanan.
  6. Link dan Viral Marketing.
    Keuntungan lain berbisnis di Internet, ketika suatu perusahaan atau bisnis baik dan mendapat kepercayaan, maka perusahaan tersebut akan mendapat pengakuan dari klien yang berupa link. Semakin bagus dan diakui bisnis Anda, semakin banyak link yang akan didapatkan.
  7. Proteksi Brands.
    Di Internet tidak mungkin terdapat 2 nama domain yang sama. Nama Domain yang sudah dimiliki bisa digunakan sebagai Brands Perusahaan atau Bisnis, karena tidak mungkin ada pesaing yang menggunakan nama domain yang sama.

 

Kekurangan / Kerugian :

  1. Kredibilitas.
    Karena tidak bertemu langsung dengan klien, susah untuk mendapatkan kepercayaan dari klien.
  2. Susah mencapai target pengunjung.
    Karena banyaknya persaingan di Internet, maka untuk mendapat peringkat bagus di Google menjadi susah.
  3. SPAM.
    Salah satu resiko yang harus dihadapi ketika Anda mempublikasikan No. Telp dan Email ke dalam website adalah sms atau email SPAM.

 

Kegunaan Desain Website

Merancang situs web berada dalam tren dari waktu yang lama, tetapi seperti yang kita menganalisis hari ini, telah terjadi perubahan besar ke web merancang dilakukan hari ini. Dengan waktu dan perkembangan yang terjadi di sektor TI, lingkup mendesain web juga melebar. Memberikan tampilan yang profesional dengan kesederhanaan dalam pikiran adalah hal orang bisnis mencari sementara mendapatkan situs web mereka dirancang. Lagi pula, itu telah menjadi fitur wajib memberikan kontribusi di jalur keberhasilan bisnis atau jasa. fitur tak terhitung jumlahnya telah mendapat diperkenalkan ke dalam bidang mendesain web.

Prinsip Desain Web

Posted: Juni 4, 2012 in Desain Web

Prinsip-prinsip Desain Web yaitu :

1)      Original / Unik,

Melakukan desain web tanpa mencontoh desain atau layout website pihak lain.

2)      Simple – User Friendly – Komunikatif

Melakukan desain web yang sederhana dan mudah digunakan bagi orang awam sekalipun.

3)       Estetis

Konsisten pada komposisi, perpaduan atau banyak jenis warna, bentuk-bentuk dan tanda-tanda yang digunakan.

4)      Semiotik

Penggunaan tanda-tanda di dalam website sebagaimana traffic sign atau tanda-tanda lalu lintas tetapi ada di dalam website. Semiotik ini berhubungan dengan komposisi tadi.

5)      Ekonomi
                    Menggunakan resource dengan minimal dan optimal agar website mampu diload dengan waktu yang rendah dan cepat.

Konsep Dasar Desain Web

Posted: Juni 4, 2012 in Desain Web

         a.      Konsep Dasar Desain Web

1)      Hal Web

Secara umum, ada tiga kategori alasan yang mendasari untuk menyusun halaman  web, antara lain :

a.   Sarana promosi produk ataupun jasa di internet.

b.  Penyediaan informasi.

c.  Melakukan transaksi online.

2)      Penyusunan Hal Web

Langkah-langkah dalam melakukan penyusunan halaman yang efektif :

a.  Definisi secara jelas tujuan penyusunan halaman web.

b.  Buat content yang menarik.

c.  Buat halaman web yang sedemikian rupa sehingga para pengunjung ingin kembali ke halaman web kembali.

3)      Desain

Suatu pekerjaan atau kegiatan ataupun proses kreatif untuk menghasilkan sesuatu yang inovatif, fresh & menakjubkan.

         b.      Situs Web Yang Baik yaitu:

1)       Estetika : warna (color), tataletak (layout), tipografi.

2)      Komunikasi : isi(content), penyampaian pesan, interaksi, pembentukan citra.

3)      Usefulness : Untility atau fungsionalitas teknologi yang tepat.

4)      Usability atau kemudahan penggunaan : waktu belajar, kecepatan kinerja, tingkat kesalahan dan daya ingat.

         c.       Nilai Tambah Pada Desain Web :

1)      Animasi dan gambar, agar tampilan lebih menarik.

2)      Teks ekuivalen, karena beberapa pengunjung menonaktifkan opsi untuk mendownload gambar atau animasi.

         d.      Define Content/ Isi

1)      Tentukan maksud dan tujuan situs yang akan dibuat.

2)      Apa kebutuhan orang mengunjungi situs yang akan dibuat?

3)      Tentukan target umur rata-rata audience dan tingkat keterampilannya.

4)      Kenali audience.

5)      Jagalah content agar selalu fresh dan up to date.

6)      Dahulukan kualitas diatas kuantitas

7)      Nyatakan kebijakan dengan jelas.

Definisi

Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan  pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Setiap  komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.

Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Adapun klasifikasi jaringan komputer berdasarkan skala antara lain :
– Personal Area Network (PAN)
– Campus Area Network (CAN)
– Local Area Network (LAN)
– Metropolitant Area Network (MAN)
– Wide Area Network (WAN)
– Global Area Network (GAN)

 

Berdasarkan fungsi
Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:

• Client-server
Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti http://www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.
• Peer-to-peer
Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.